Project and Collab

Project selama di Bandung berjalan dengan lancar, Bian dan Kai pun tidak nampak kesulitan untuk beradaptasi dan bekerja sama dengan staff yang lain. Mereka berdua memang tidak punya kepentingan untuk bertemu langsung dengan klien yang juga merupakan sebagai perusahaan sponsor utama NODUS pada project kali ini. Project plan yang mereka terima memang sudah dipelajari dan sesuai dengan job desc yang mereka lakukan sekarang.

“Masih butuh alignment buat feature nya gak Kai?” Bian bertanya sambil tetap fokus pada monitor nya.

“Aman kok bang, on track semua. Awalnya tadi masih ada bug tapi kayanya udah lu fixing sebelum gua complain ahaha.” Jawab Kai melirik ke arah Bian dan tertawa.

“Ahaha bukan bug di bagian gua ini sebenarnya, tapi biar cepet kelar aja lah. Lu juga udah pusing kan pasti.” Bian pun ikut tertawa sambil melakukan peregangan pada tangannya.

“Iya lah, nih gua udah clear semua juga. Bisa balik cepet ini harusnya kita.” Kai pun sudah melepaskan tangannya dari keyboard.

“Jangan lupa kirim report ke Sadewo.” Ucap Bian mengingatkan.

Kai mengangkat jempolnya dan menggangguk sambil menyentuh keyboard nya lagi.

Saat Kai masih fokus untuk mengirimkan report nya, ponselnya bergetar dan menampilkan panggilan masuk dari Sadewo.

“Nah panjang umur nih dia, baru di bahas.” Kai menunjukkan layar ponselnya ke hadapan Bian.

Kemudian Kai langsung mengangkatnya dan meminta Bian untuk melanjutkan pengiriman hasil report nya yang belum selesai menggunakan gerik isyarat tubuhnya, Bian pun mengerti dan mengacungkan jempolnya.

“Katanya kita semua bakal di undang ke collaboration night company malam ini.” Kai kembali setelah mengangkat call dari Sadewo.

“lagi ada Multi project kan mereka? Kayanya untung gede deh sampai ngadain collaboration night segala.” Balas Bian.

“Iya, makanya mereka ga bawa project ke NODUS pusat, soalnya sambil handle beberapa project lain juga disini. Kita yang pusing mereka yang kaya.” Ucapan Kai langsung disambut tawa mereka berdua.