@naskahjingga on twitter! 💕

“eunngh”

“SEKAR!!” Hiateris seorang laki laki yang kini sudah berdiri dari duduknya lalu mengelus pucuk kepala Sekar pelan. Ia terlihat tersenyum bahagia melihat Sekar yang kini sudah membuka mata.

Sekar berusaha mengamati sekitar perlahan karena kepalanya masih terasa sakit.

“ada yang sakit??” laki laki itu kembali meraih pucuk kepala Sekar pelan.

Sekar menepis tangan laki laki itu kencang lalu bertanya “Siapa lo??”

“What?? L-lo?? Ini ka bian kar, Abian Birdetta Pradipta”

Raut wajah Sekar masih bingung “Kar? Nama gue Daun bukan kar kar apalah itu”

Ka bian panik lalu segera menekan tombol darurat dari samping ranjang Sekar berjiwa Daun itu.

“udah ah gajelas, gue mau pulang aja.. nanti ayah marah biaya rumah sakitnya bengkak kalo lama lama”

“DOKTER!! CEPAT KESINI!!”

“Heh apa an cepu bgt manggil manggil dokter, ssstt”

” Dek, pliss jangan gini.. Kakak tau kamu benci kakak t-tapi jangan pura pura ga kenal kakak gini.. Sakit dek” suara lelaki yang bernama Bian itu bergetar.

Sekar semakin terheran, siapa sih laki laki ini? Kenapa ia menangis dengan begitu mudah karenanya?

“l-lo fans gue ya??”